splash
Ardiansyah
A Father of three children, and wants to lead all of the family to reach the highest location in Jannah
Dari Ibnu Abbas ia berkata, "Dahulu aku pernah berada di belakang Rasulullah, lalu beliau bersabda: "Wahai anak kecil sesungguhnya aku ingin mengajarimu beberapa kata, jagalah Allah, maka pasti Allah menjagamu, jagalah Allah pasti kau akan menjumpai-Nya dihadapanmu. Apabila engkau meminta maka mintalah kepada Allah dan jika engkau meminta pertolongan maka mintalah pertolongan kepada Allah. Ketahuilah, seandainya suatu umat berkumpul untuk memberikan manfaat kepadamu maka mereka tidak bisa memberi manfaat tersebut kecuali yang telah ditakdirkan Allah untukmu dan apabila mereka berkumpul untuk memadharatkanmu maka mereka tidak bisa memadharatkanmu kecuali dengan apa-apa yang ditakdirkan oleh Allah atasmu, telah diangkat pena dan telah kering tinta" (HR. Tirmidzi, hasan shohih)
 

Kullukum raaim, wa kullukum mas'ulun arraaiyatihi

Posted By ariandita on June 15th, 2010

“Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap pemimpin akan ditanyai perihal apa-apa yang dipimpinnya”, Al Hadits

Pada suatu ketika anak saya yang pertama berkata, ” Alif nggak mau sekolah lagi, capek”

Dengan serta-merta pada saat itu kakek dan neneknya menanggapi, yang kira-kira intinya adalah, “Kalo nggak mau sekolah nanti besar jadi pengamen lho”

Anak saya yang pertama sepertinya tidak bisa menerima pendapat itu. Saya mulai berpikir mengapa Alif sepertinya tidak mengerti bukan hanya tidak dapat menerima, sampai pada suatu kesimpulan bahwa pikiran anak saya, Alif, belum dapat menerawang sejauh itu. Pikiran anak-anak masih terbatas, sepandai apapun anak-anak pikiran anak masih tetap pikiran anak kecil. Saya memutar otak lebih keras bagaimana supaya Alif tetap mau sekolah dan menerima alasan yang saya utarakan. Saya mulai mengingat-ingat jaman saya sekolah dahulu, apa yang paling menbahagiakan saya dengan saya bersekolah, setelah berpikir beberapa lama aku temukanlah hal itu. Hal yang paling menyenangkan ketika bersekolah adalah LIBURAN !

Nah dengan sedikit tambahan kepercayaan diri aku berkata kepada Alif, ” Lif nanti kalau ngga mau sekolah lagi Alif nggak akan pernah punya LIBUR PANJANG, nggak bisa seneng-seneng main komputer pas liburan, nggak bisa sepedaan pas libur sekolah.”

Alif terlihat berpikir dan setuju untuk tetap besekolah seperti biasa. Saat itu aku belum mengetahui dengan pasti apakah Alif dengan pikiran anak-anaknya benar-benar memahami apa yang saya utarakan, sampai pada suiatu saat Alif berkata kepada temannya yang tidak mau bersekolah persis seperti apa yang saya ungkapkan, ” Nanti kalau nggak mau sekolah nggak punya Liburan lho !”

Seandainya semua pemimpin kita dapat berpikir dengan cara berpikir orang-orang yang dipimpinnya maka tidak akan terjadi kekacauan seperti yang kita lihat sekarang. Sekarang kita melihat semua orang angkat bicara, tukang becak pun bebas mengkritik pemerintahan di media massa, masya Allah, jauh sekali dari apa yang disyariatkan oleh Islam, Islam mengajarkan kepada kita, jika hendak menasehati pemimpin, tarik dia ke tempat yang sepi, bicara empat mata, sampaikan apa yang hendak engkau sampaikan. Sangat jauh dari yang terjadi sekarang pemimpin dihujat di berbagai media, berbagai forum dipakai juga untuk mengkritik, semua akan menimbulkan ketidaksukaan masyarakat kepada pemimpinnya, dan itu berakibat buruk untuk masa yang selanjutnya.

Mari kita kembali kepada yang telah Allah ajarkan kepada kita dalam Islam, karena Allah lebih mengetahui setiap ciptaanNya, seperti juga seorang programmer lebih mengetahui program bikinannya ketimbang orang yang meneruskan programnya di kemudian hari, wallahu a’lam bishawab.

BERITA BINUS : “Relational Rents”, Menghantarkan Prof. Tirta ke Dalam Deretan Penulis Ilmiah Terbaik

Similar Posts

Leave a Reply