Ariandita Ardiansyah http://ariandita.university-id.net menempuh takdir yang telah Allah tulis di lauh mahfudz Wed, 03 Jul 2013 12:00:55 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=3.8.27 Redirect Full Sub Domain to Another Domain http://ariandita.university-id.net/uncategorized/2013/07/03/redirect-full-sub-domain-to-another-domain/ http://ariandita.university-id.net/uncategorized/2013/07/03/redirect-full-sub-domain-to-another-domain/#comments Wed, 03 Jul 2013 11:59:50 +0000 http://ariandita.university-id.net/?p=351 In many case our Website redirect a full sub-domain to another sub-domain or maybe to another sub-domain in another domain, here’s how to redirect it by editting the apache2 configuration

<VirtualHost *>
ServerName somechild.domain.com
Redirect permanent / http://morechild.anotherdomain.com
</VirtualHost>

With those setting you’ve made a redirection to morechild.anotherdomain.com when there are requests to somechild.domain.com.

Happy Administer System……….

BERITA BINUS : Hasil Karya BINUS UNIVERSITY Masuk Kedalam 110 Inovasi Indonesia 2018

Ariandita Ardiansyah

ariandita

]]>

In many case our Website redirect a full sub-domain to another sub-domain or maybe to another sub-domain in another domain, here’s how to redirect it by editting the apache2 configuration

<VirtualHost *>
ServerName somechild.domain.com
Redirect permanent / http://morechild.anotherdomain.com
</VirtualHost>

With those setting you’ve made a redirection to morechild.anotherdomain.com when there are requests to somechild.domain.com.

Happy Administer System……….

BERITA BINUS : Melalui Sonar Vision BINUS UNIVERSITY Bantu Aktivitas Para Penghuni Yayasan Mitra Netra

Ariandita Ardiansyah

ariandita

]]>
http://ariandita.university-id.net/uncategorized/2013/07/03/redirect-full-sub-domain-to-another-domain/feed/ 0
An Example Post using “SyntaxHighlighter” http://ariandita.university-id.net/uncategorized/2013/06/13/an-example-post-using-syntaxhighlighter/ http://ariandita.university-id.net/uncategorized/2013/06/13/an-example-post-using-syntaxhighlighter/#comments Thu, 13 Jun 2013 12:50:34 +0000 http://ariandita.university-id.net/?p=345 I made this post to test whether Wordpress plugins that have been installed is working properly or not.


<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Strict//EN" "http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-strict.dtd">
<html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml" xml:lang="en" lang="en">
<head>
<meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=UTF-8" />
<title>SyntaxHighlighter Demo Page - <?= htmlspecialchars($title) ?></title>
</head>

<body>

<?
/***********************************
** Multiline block comments
**********************************/

$stringWithUrl = "http://alexgorbatchev.com";
$stringWithOutUrl = 'hello world';

ob_start("parseOutputBuffer"); // Start Code Buffering
session_start();

function parseOutputBuffer($buf) {
global $portal_small_code, $portal_gzcompress;
global $PHP_SELF, $HTTP_ACCEPT_ENCODING;

// cleaning out the code.
if($portal_small_code && !$portal_gzcompress) {
$buf = str_replace(" ", "", $buf);
$buf = str_replace("\n", "", $buf);
$buf = str_replace(chr(13), "", $buf);
}
}

?>

<!-- Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum. -->

</body>
</html>

BERITA BINUS : BINUS UNIVERSITY Peringkat 8 Perguruan Tinggi Indonesia

Ariandita Ardiansyah

ariandita

]]>

I made this post to test whether Wordpress plugins that have been installed is working properly or not.


<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Strict//EN" "http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-strict.dtd">
<html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml" xml:lang="en" lang="en">
<head>
<meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=UTF-8" />
<title>SyntaxHighlighter Demo Page - <?= htmlspecialchars($title) ?></title>
</head>

<body>

<?
/***********************************
** Multiline block comments
**********************************/

$stringWithUrl = "http://alexgorbatchev.com";
$stringWithOutUrl = 'hello world';

ob_start("parseOutputBuffer"); // Start Code Buffering
session_start();

function parseOutputBuffer($buf) {
global $portal_small_code, $portal_gzcompress;
global $PHP_SELF, $HTTP_ACCEPT_ENCODING;

// cleaning out the code.
if($portal_small_code && !$portal_gzcompress) {
$buf = str_replace(" ", "", $buf);
$buf = str_replace("\n", "", $buf);
$buf = str_replace(chr(13), "", $buf);
}
}

?>

<!-- Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum. -->

</body>
</html>

BERITA BINUS : Beri Dukungan Untuk Palu, BINA NUSANTARA selenggarakan BINUS RUN FOR PALU Serentak di 3 Kota

Ariandita Ardiansyah

ariandita

]]>
http://ariandita.university-id.net/uncategorized/2013/06/13/an-example-post-using-syntaxhighlighter/feed/ 0
WordPress Blogging http://ariandita.university-id.net/uncategorized/2013/04/18/wordpress-blogging/ http://ariandita.university-id.net/uncategorized/2013/04/18/wordpress-blogging/#comments Thu, 18 Apr 2013 02:25:57 +0000 http://ariandita.university-id.net/?p=330 I’ve never been so frustrating when blogging, now it become that worst. You know why ? Because the administrator of the Multisite WordPress Blog is ME !

BERITA BINUS : Beri Dukungan Untuk Palu, BINA NUSANTARA selenggarakan BINUS RUN FOR PALU Serentak di 3 Kota

Ariandita Ardiansyah

ariandita

]]>

I’ve never been so frustrating when blogging, now it become that worst. You know why ? Because the administrator of the Multisite WordPress Blog is ME !

BERITA BINUS : Melalui Sonar Vision BINUS UNIVERSITY Bantu Aktivitas Para Penghuni Yayasan Mitra Netra

Ariandita Ardiansyah

ariandita

]]>
http://ariandita.university-id.net/uncategorized/2013/04/18/wordpress-blogging/feed/ 0
Test Post http://ariandita.university-id.net/uncategorized/2013/03/22/test-post/ http://ariandita.university-id.net/uncategorized/2013/03/22/test-post/#comments Fri, 22 Mar 2013 07:29:21 +0000 http://ariandita.university-id.net/?p=314 I’ve to make a test post to test whether i’ve put the right content to .htaccess

BERITA BINUS : Hasil Karya BINUS UNIVERSITY Masuk Kedalam 110 Inovasi Indonesia 2018

Ariandita Ardiansyah

ariandita

]]>

I’ve to make a test post to test whether i’ve put the right content to .htaccess

BERITA BINUS : Hasil Karya BINUS UNIVERSITY Masuk Kedalam 110 Inovasi Indonesia 2018

Ariandita Ardiansyah

ariandita

]]>
http://ariandita.university-id.net/uncategorized/2013/03/22/test-post/feed/ 0
Cukuplah Kematian Sebagai Nasihat http://ariandita.university-id.net/menuju-surga-allah/2013/03/21/cukuplah-kematian-sebagai-nasihat/ http://ariandita.university-id.net/menuju-surga-allah/2013/03/21/cukuplah-kematian-sebagai-nasihat/#comments Thu, 21 Mar 2013 16:26:03 +0000 http://ariandita.university-id.net/?p=304 “Perbanyaklah mengingat sesuatu yang melenyapkan semua kelezatan, yaitu kematian!” (HR. Tirmidzi) Berbahagialah hamba-hamba Allah yang senantiasa bercermin dari kematian. Tak ubahnya seperti guru yang baik, kematian memberikan banyak pelajaran, membingkai makna hidup, bahkan mengawasi alur kehidupan agar tak lari menyimpang. Nilai-nilai pelajaran yang ingin diungkapkan guru kematian begitu banyak, menarik, bahkan menenteramkan. Diantaranya adalah apa yang mungkin sering kita rasakan dan lakukan.

  1. Kematian mengingatkan bahwa waktu sangat berharga Tak ada sesuatu pun buat seorang mukmin yang mampu mengingatkan betapa berharganya nilai waktu selain kematian. Tak seorang pun tahu berapa lama lagi jatah waktu pentasnya di dunia ini akan berakhir. Sebagaimana tak seorang pun tahu di mana kematian akan menjemputnya. Ketika seorang manusia melalaikan nilai waktu pada hakekatnya ia sedang menggiring dirinya kepada jurang kebinasaan. Karena tak ada satu detik pun waktu terlewat melainkan ajal kian mendekat. Allah swt mengingatkan itu dalam surah Al-Anbiya ayat 1, “Telah dekat kepada manusia hari menghisab segala amalan mereka, sedang mereka berada dalam kelalaian lagi berpaling (daripadanya).” Ketika jatah waktu terhamburkan sia-sia, dan ajal sudah di depan mata. Tiba-tiba, lisan tergerak untuk mengatakan, “Ya Allah, mundurkan ajalku sedetik saja. Akan kugunakan itu untuk bertaubat dan mengejar ketinggalan.” Tapi sayang, permohonan tinggallah permohonan. Dan, kematian akan tetap datang tanpa ada perundingan. Allah swt berfirman dalam surah Ibrahim ayat 44, “Dan berikanlah peringatan kepada manusia terhadap hari (yang pada waktu itu) datang azab kepada mereka, maka berkatalah orang-orang zalim: ‘Ya Tuhan kami, beri tangguhlah kami walaupun dalam waktu yang sedikit, niscaya kami akan mematuhi seruan Engkau dan akan mengikuti rasul-rasul..”
  2. Kematian mengingatkan bahwa kita bukan siapa-siapa Kalau kehidupan dunia bisa diumpamakan dengan pentas sandiwara, maka kematian adalah akhir segala peran. Apa pun dan siapa pun peran yang telah dimainkan, ketika sutradara mengatakan ‘habis’, usai sudah permainan. Semua kembali kepada peran yang sebenarnya. Lalu, masih kurang patutkah kita dikatakan orang gila ketika bersikeras akan tetap selamanya menjadi tokoh yang kita perankan. Hingga kapan pun. Padahal, sandiwara sudah berakhir. Sebagus-bagusnya peran yang kita mainkan, tak akan pernah melekat selamanya. Silakan kita bangga ketika dapat peran sebagai orang kaya. Silakan kita menangis ketika berperan sebagai orang miskin yang menderita. Tapi, bangga dan menangis itu bukan untuk selamanya. Semuanya akan berakhir. Dan, peran-peran itu akan dikembalikan kepada sang sutradara untuk dimasukkan kedalam laci-laci peran. Teramat naif kalau ada manusia yang berbangga dan yakin bahwa dia akan menjadi orang yang kaya dan berkuasa selamanya. Pun begitu, teramat naif kalau ada manusia yang merasa akan terus menderita selamanya. Semua berawal, dan juga akan berakhir. Dan akhir itu semua adalah kematian.
  3. Kematian mengingatkan bahwa kita tak memiliki apa-apa Islam menggariskan bahwa tak ada satu benda pun yang boleh ikut masuk ke liang lahat kecuali kain kafan. Siapa pun dia. Kaya atau miskin. Penguasa atau rakyat jelata. Semuanya akan masuk lubang kubur bersama bungkusan kain kafan. Cuma kain kafan itu. Itu pun masih bagus. Karena, kita terlahir dengan tidak membawa apa-apa. Cuma tubuh kecil yang telanjang. Lalu, masih layakkah kita mengatasnamakan kesuksesan diri ketika kita meraih keberhasilan. Masih patutkah kita membangga-banggakan harta dengan sebutan kepemilikan. Kita datang dengan tidak membawa apa-apa dan pergi pun bersama sesuatu yang tak berharga. Ternyata, semua hanya peran. Dan pemilik sebenarnya hanya Allah. Ketika peran usai, kepemilikan pun kembali kepada Allah. Lalu, dengan keadaan seperti itu, masihkah kita menyangkal bahwa kita bukan apa-apa. Dan, bukan siapa-siapa. Kecuali, hanya hamba Allah. Setelah itu, kehidupan pun berlalu melupakan peran yang pernah kita mainkan.
  4. Kematian mengingatkan bahwa hidup sementara Kejayaan dan kesuksesan kadang menghanyutkan anak manusia kepada sebuah khayalan bahwa ia akan hidup selamanya. Hingga kapan pun. Seolah ia ingin menyatakan kepada dunia bahwa tak satu pun yang mampu memisahkan antara dirinya dengan kenikmatan saat ini. Ketika sapaan kematian mulai datang berupa rambut yang beruban, tenaga yang kian berkurang, wajah yang makin keriput, barulah ia tersadar. Bahwa, segalanya akan berpisah. Dan pemisah kenikmatan itu bernama kematian. Hidup tak jauh dari siklus: awal, berkembang, dan kemudian berakhir.
  5. Kematian mengingatkan bahwa hidup begitu berharga Seorang hamba Allah yang mengingat kematian akan senantiasa tersadar bahwa hidup teramat berharga. Hidup tak ubahnya seperti ladang pinjaman. Seorang petani yang cerdas akan memanfaatkan ladang itu dengan menanam tumbuhan yang berharga. Dengan sungguh-sungguh. Petani itu khawatir, ia tidak mendapat apa-apa ketika ladang harus dikembalikan. “Ad-Dun-ya mazra’atul lil akhirah.” (Dunia adalah ladang buat akhirat). Orang yang mencintai sesuatu takkan melewatkan sedetik pun waktunya untuk mengingat sesuatu itu. Termasuk, ketika kematian menjadi sesuatu yang paling diingat. Dengan memaknai kematian, berarti kita sedang menghargai arti kehidupan.

Wallahu’alam bissawab.
(ReBlog from Someone’s Blog – Sorry I couldn’t remember from which I’ve copied this article )

BERITA BINUS : Melalui Sonar Vision BINUS UNIVERSITY Bantu Aktivitas Para Penghuni Yayasan Mitra Netra

Ariandita Ardiansyah

ariandita

]]>

“Perbanyaklah mengingat sesuatu yang melenyapkan semua kelezatan, yaitu kematian!” (HR. Tirmidzi) Berbahagialah hamba-hamba Allah yang senantiasa bercermin dari kematian. Tak ubahnya seperti guru yang baik, kematian memberikan banyak pelajaran, membingkai makna hidup, bahkan mengawasi alur kehidupan agar tak lari menyimpang. Nilai-nilai pelajaran yang ingin diungkapkan guru kematian begitu banyak, menarik, bahkan menenteramkan. Diantaranya adalah apa yang mungkin sering kita rasakan dan lakukan.

  1. Kematian mengingatkan bahwa waktu sangat berharga Tak ada sesuatu pun buat seorang mukmin yang mampu mengingatkan betapa berharganya nilai waktu selain kematian. Tak seorang pun tahu berapa lama lagi jatah waktu pentasnya di dunia ini akan berakhir. Sebagaimana tak seorang pun tahu di mana kematian akan menjemputnya. Ketika seorang manusia melalaikan nilai waktu pada hakekatnya ia sedang menggiring dirinya kepada jurang kebinasaan. Karena tak ada satu detik pun waktu terlewat melainkan ajal kian mendekat. Allah swt mengingatkan itu dalam surah Al-Anbiya ayat 1, “Telah dekat kepada manusia hari menghisab segala amalan mereka, sedang mereka berada dalam kelalaian lagi berpaling (daripadanya).” Ketika jatah waktu terhamburkan sia-sia, dan ajal sudah di depan mata. Tiba-tiba, lisan tergerak untuk mengatakan, “Ya Allah, mundurkan ajalku sedetik saja. Akan kugunakan itu untuk bertaubat dan mengejar ketinggalan.” Tapi sayang, permohonan tinggallah permohonan. Dan, kematian akan tetap datang tanpa ada perundingan. Allah swt berfirman dalam surah Ibrahim ayat 44, “Dan berikanlah peringatan kepada manusia terhadap hari (yang pada waktu itu) datang azab kepada mereka, maka berkatalah orang-orang zalim: ‘Ya Tuhan kami, beri tangguhlah kami walaupun dalam waktu yang sedikit, niscaya kami akan mematuhi seruan Engkau dan akan mengikuti rasul-rasul..”
  2. Kematian mengingatkan bahwa kita bukan siapa-siapa Kalau kehidupan dunia bisa diumpamakan dengan pentas sandiwara, maka kematian adalah akhir segala peran. Apa pun dan siapa pun peran yang telah dimainkan, ketika sutradara mengatakan ‘habis’, usai sudah permainan. Semua kembali kepada peran yang sebenarnya. Lalu, masih kurang patutkah kita dikatakan orang gila ketika bersikeras akan tetap selamanya menjadi tokoh yang kita perankan. Hingga kapan pun. Padahal, sandiwara sudah berakhir. Sebagus-bagusnya peran yang kita mainkan, tak akan pernah melekat selamanya. Silakan kita bangga ketika dapat peran sebagai orang kaya. Silakan kita menangis ketika berperan sebagai orang miskin yang menderita. Tapi, bangga dan menangis itu bukan untuk selamanya. Semuanya akan berakhir. Dan, peran-peran itu akan dikembalikan kepada sang sutradara untuk dimasukkan kedalam laci-laci peran. Teramat naif kalau ada manusia yang berbangga dan yakin bahwa dia akan menjadi orang yang kaya dan berkuasa selamanya. Pun begitu, teramat naif kalau ada manusia yang merasa akan terus menderita selamanya. Semua berawal, dan juga akan berakhir. Dan akhir itu semua adalah kematian.
  3. Kematian mengingatkan bahwa kita tak memiliki apa-apa Islam menggariskan bahwa tak ada satu benda pun yang boleh ikut masuk ke liang lahat kecuali kain kafan. Siapa pun dia. Kaya atau miskin. Penguasa atau rakyat jelata. Semuanya akan masuk lubang kubur bersama bungkusan kain kafan. Cuma kain kafan itu. Itu pun masih bagus. Karena, kita terlahir dengan tidak membawa apa-apa. Cuma tubuh kecil yang telanjang. Lalu, masih layakkah kita mengatasnamakan kesuksesan diri ketika kita meraih keberhasilan. Masih patutkah kita membangga-banggakan harta dengan sebutan kepemilikan. Kita datang dengan tidak membawa apa-apa dan pergi pun bersama sesuatu yang tak berharga. Ternyata, semua hanya peran. Dan pemilik sebenarnya hanya Allah. Ketika peran usai, kepemilikan pun kembali kepada Allah. Lalu, dengan keadaan seperti itu, masihkah kita menyangkal bahwa kita bukan apa-apa. Dan, bukan siapa-siapa. Kecuali, hanya hamba Allah. Setelah itu, kehidupan pun berlalu melupakan peran yang pernah kita mainkan.
  4. Kematian mengingatkan bahwa hidup sementara Kejayaan dan kesuksesan kadang menghanyutkan anak manusia kepada sebuah khayalan bahwa ia akan hidup selamanya. Hingga kapan pun. Seolah ia ingin menyatakan kepada dunia bahwa tak satu pun yang mampu memisahkan antara dirinya dengan kenikmatan saat ini. Ketika sapaan kematian mulai datang berupa rambut yang beruban, tenaga yang kian berkurang, wajah yang makin keriput, barulah ia tersadar. Bahwa, segalanya akan berpisah. Dan pemisah kenikmatan itu bernama kematian. Hidup tak jauh dari siklus: awal, berkembang, dan kemudian berakhir.
  5. Kematian mengingatkan bahwa hidup begitu berharga Seorang hamba Allah yang mengingat kematian akan senantiasa tersadar bahwa hidup teramat berharga. Hidup tak ubahnya seperti ladang pinjaman. Seorang petani yang cerdas akan memanfaatkan ladang itu dengan menanam tumbuhan yang berharga. Dengan sungguh-sungguh. Petani itu khawatir, ia tidak mendapat apa-apa ketika ladang harus dikembalikan. “Ad-Dun-ya mazra’atul lil akhirah.” (Dunia adalah ladang buat akhirat). Orang yang mencintai sesuatu takkan melewatkan sedetik pun waktunya untuk mengingat sesuatu itu. Termasuk, ketika kematian menjadi sesuatu yang paling diingat. Dengan memaknai kematian, berarti kita sedang menghargai arti kehidupan.

Wallahu’alam bissawab.
(ReBlog from Someone’s Blog – Sorry I couldn’t remember from which I’ve copied this article )

BERITA BINUS : Melalui Sonar Vision BINUS UNIVERSITY Bantu Aktivitas Para Penghuni Yayasan Mitra Netra

Ariandita Ardiansyah

ariandita

]]>
http://ariandita.university-id.net/menuju-surga-allah/2013/03/21/cukuplah-kematian-sebagai-nasihat/feed/ 0
Hidup yang tak lebih dari 30 menit http://ariandita.university-id.net/uncategorized/2013/02/27/hidup-yang-tak-lebih-dari-30-menit/ http://ariandita.university-id.net/uncategorized/2013/02/27/hidup-yang-tak-lebih-dari-30-menit/#comments Wed, 27 Feb 2013 00:46:25 +0000 http://ariandita.university-id.net/?p=299 Assalamu’alaykum warahmatullahi wa barakatuh,

Wahai Saudaraku apa yang akan kita lakukan jika kita hanya diberi kesempatan hidup tak lebih dari 30 menit ?
Atau suatu hari dikatakan kepada kita, persiapkan sesuatu untuk perjalanan yang jauh dalam waktu tak lebih dari 30 menit dari sekarang.
Apa yang akan kita lakukan saudaraku ? Apakah kita akan cuek dan tetap bersantai dalam waktu 30 menit ?
Akankah kita melakukan sesuatu yang sia-sia ? Atau akankah kita maksimalkan 30 menit itu untuk mempersiapkan perjalanan yang dikatakan jauh tersebut dengan mempersiapkan perbekalan sebanyak-banyaknya ?

to be continued . . . . . .

BERITA BINUS : Tidak Hanya Pendidikan, BINUS UNIVERSITY Juga Mendukung Mahasiswa Dalam Bidang Olahraga

Ariandita Ardiansyah

ariandita

]]>

Assalamu’alaykum warahmatullahi wa barakatuh,

Wahai Saudaraku apa yang akan kita lakukan jika kita hanya diberi kesempatan hidup tak lebih dari 30 menit ?
Atau suatu hari dikatakan kepada kita, persiapkan sesuatu untuk perjalanan yang jauh dalam waktu tak lebih dari 30 menit dari sekarang.
Apa yang akan kita lakukan saudaraku ? Apakah kita akan cuek dan tetap bersantai dalam waktu 30 menit ?
Akankah kita melakukan sesuatu yang sia-sia ? Atau akankah kita maksimalkan 30 menit itu untuk mempersiapkan perjalanan yang dikatakan jauh tersebut dengan mempersiapkan perbekalan sebanyak-banyaknya ?

to be continued . . . . . .

BERITA BINUS : Hasil Karya BINUS UNIVERSITY Masuk Kedalam 110 Inovasi Indonesia 2018

Ariandita Ardiansyah

ariandita

]]>
http://ariandita.university-id.net/uncategorized/2013/02/27/hidup-yang-tak-lebih-dari-30-menit/feed/ 0
Backup and Restore MySQL Database http://ariandita.university-id.net/computerfreak/2012/12/20/backup-and-restore-mysql-database/ http://ariandita.university-id.net/computerfreak/2012/12/20/backup-and-restore-mysql-database/#comments Wed, 19 Dec 2012 17:26:01 +0000 http://ariandita.university-id.net/?p=262 Hi there . . . .
As System Administrator we need to maintain Database Server, whether it’s open source or proprietary. I am using MySQL Server as database backend of Wordpress, and one day a notification showed up, tell me that the newest Wordpress had been released.
Wow it’s time to upgrade, but the notification also tell me to backup database and content first before upgrading, so I have to google to find out how to backup and restore a MySQL databse, I remembered that the last time I google I’ve found it in the most incredible blog about Linux, The CyberCiti, but I couldn’t find it now, I found the solution from thegeekstuff.com instead.

  1. How to backup
    Backup MySQL database can be done with two ways that I could find in thegeekstuff.com,

    • first with the mysqldump syntax
    • and the mysqlhotcopy syntax

    I choose to backup with mysqldump syntax, which is
    mysqldump -u username -p username_password MySQL_database_name > dumpfilename.sql

  2. How to Restore
    to restore from dumpfile we can use this syntax
    mysql -u username -p username_password MySQL_database_name < dumpfilename.sql

The backup progress sometime get failed with this notification

mysqldump: Got error: 1016: Can’t open file: ‘./databasename/tablename.frm’ (errno: 24) when using LOCK TABLES

Use these additional parameter to the backup command –skip-lock-tables or –lock-tables=false

That’s it, than I backed up the Wordpress content with tar -cvf
OK than, I’ve upgraded the Wordpress to the newest version, which is 3.5
Happy Administer System !

BERITA BINUS : Tidak Hanya Pendidikan, BINUS UNIVERSITY Juga Mendukung Mahasiswa Dalam Bidang Olahraga

Ariandita Ardiansyah

ariandita

]]>

Hi there . . . .
As System Administrator we need to maintain Database Server, whether it’s open source or proprietary. I am using MySQL Server as database backend of Wordpress, and one day a notification showed up, tell me that the newest Wordpress had been released.
Wow it’s time to upgrade, but the notification also tell me to backup database and content first before upgrading, so I have to google to find out how to backup and restore a MySQL databse, I remembered that the last time I google I’ve found it in the most incredible blog about Linux, The CyberCiti, but I couldn’t find it now, I found the solution from thegeekstuff.com instead.

  1. How to backup
    Backup MySQL database can be done with two ways that I could find in thegeekstuff.com,

    • first with the mysqldump syntax
    • and the mysqlhotcopy syntax

    I choose to backup with mysqldump syntax, which is
    mysqldump -u username -p username_password MySQL_database_name > dumpfilename.sql

  2. How to Restore
    to restore from dumpfile we can use this syntax
    mysql -u username -p username_password MySQL_database_name < dumpfilename.sql

The backup progress sometime get failed with this notification

mysqldump: Got error: 1016: Can’t open file: ‘./databasename/tablename.frm’ (errno: 24) when using LOCK TABLES

Use these additional parameter to the backup command –skip-lock-tables or –lock-tables=false

That’s it, than I backed up the Wordpress content with tar -cvf
OK than, I’ve upgraded the Wordpress to the newest version, which is 3.5
Happy Administer System !

BERITA BINUS : Melalui Sonar Vision BINUS UNIVERSITY Bantu Aktivitas Para Penghuni Yayasan Mitra Netra

Ariandita Ardiansyah

ariandita

]]>
http://ariandita.university-id.net/computerfreak/2012/12/20/backup-and-restore-mysql-database/feed/ 1
How to Remove Certain Email from Postfix Queue http://ariandita.university-id.net/computerfreak/2012/12/12/how-to-remove-certain-email-from-postfix-queue/ http://ariandita.university-id.net/computerfreak/2012/12/12/how-to-remove-certain-email-from-postfix-queue/#comments Wed, 12 Dec 2012 14:54:16 +0000 http://ariandita.university-id.net/?p=256 As System Administrator sometimes we need to remove certain email from queue, first we have to know what items we want to remove, please use the mailq syntax, let’s try with MAILER-DAEMON items that we actually not need

mailq | grep MAILER-DAEMON

when the items is selected and confirmed, use this command to remove all selected items

mailq | grep accounts.serpong@binus.edu | awk ‘{print $1}’ | tr -d ‘*’ | postsuper -d -

Happy Administering System

BERITA BINUS : Tidak Hanya Pendidikan, BINUS UNIVERSITY Juga Mendukung Mahasiswa Dalam Bidang Olahraga

Ariandita Ardiansyah

ariandita

]]>

As System Administrator sometimes we need to remove certain email from queue, first we have to know what items we want to remove, please use the mailq syntax, let’s try with MAILER-DAEMON items that we actually not need

mailq | grep MAILER-DAEMON

when the items is selected and confirmed, use this command to remove all selected items

mailq | grep accounts.serpong@binus.edu | awk ‘{print $1}’ | tr -d ‘*’ | postsuper -d -

Happy Administering System

BERITA BINUS : Beri Dukungan Untuk Palu, BINA NUSANTARA selenggarakan BINUS RUN FOR PALU Serentak di 3 Kota

Ariandita Ardiansyah

ariandita

]]>
http://ariandita.university-id.net/computerfreak/2012/12/12/how-to-remove-certain-email-from-postfix-queue/feed/ 0
How to Set Outlook Anywhere On in binus.edu email Account http://ariandita.university-id.net/computerfreak/2012/11/07/how-to-set-outlook-anywhere-on-in-binus-edu-email-account/ http://ariandita.university-id.net/computerfreak/2012/11/07/how-to-set-outlook-anywhere-on-in-binus-edu-email-account/#comments Tue, 06 Nov 2012 20:09:13 +0000 http://ariandita.university-id.net/?p=186 Binus Exchange Server have Outlook Anywhere On that means you can connect to Email Server from internet with Microsoft Outlook Client, here how to set your Microsoft Outlook 2007 to access binus.edu email account from the internet

Open Microsoft Outlook 2007


Select Tools – Options

On Account Settings windows click Change

On Change E-mail Account window click More Settings

On Microsoft Exchange windows please select Connection tab

On Connection tab please check the Connect to Microsoft Exchange using HTTP options, and click on Exchange Proxy Setting to change detail configuration

On Microsoft Exchange Proxy Setting fill in Use This URL to connect to my proxy server for Exchange with mail.binus.edu , check the Only connect to proxy servers that have this principal name in their certificate option and fill it with msstd:mail.binus.edu

Click OK

Click OK

Click OK

Click Next

Click Finish

Click Close

Please restart your Microsoft Outlook 2007 to have newly setting applied

BERITA BINUS : BINUS UNIVERSITY Peringkat 8 Perguruan Tinggi Indonesia

Ariandita Ardiansyah

ariandita

]]>

Binus Exchange Server have Outlook Anywhere On that means you can connect to Email Server from internet with Microsoft Outlook Client, here how to set your Microsoft Outlook 2007 to access binus.edu email account from the internet

Open Microsoft Outlook 2007


Select Tools – Options

On Account Settings windows click Change

On Change E-mail Account window click More Settings

On Microsoft Exchange windows please select Connection tab

On Connection tab please check the Connect to Microsoft Exchange using HTTP options, and click on Exchange Proxy Setting to change detail configuration

On Microsoft Exchange Proxy Setting fill in Use This URL to connect to my proxy server for Exchange with mail.binus.edu , check the Only connect to proxy servers that have this principal name in their certificate option and fill it with msstd:mail.binus.edu

Click OK

Click OK

Click OK

Click Next

Click Finish

Click Close

Please restart your Microsoft Outlook 2007 to have newly setting applied

BERITA BINUS : Hasil Karya BINUS UNIVERSITY Masuk Kedalam 110 Inovasi Indonesia 2018

Ariandita Ardiansyah

ariandita

]]>
http://ariandita.university-id.net/computerfreak/2012/11/07/how-to-set-outlook-anywhere-on-in-binus-edu-email-account/feed/ 0
Kehidupan setelah Kematian http://ariandita.university-id.net/renungan/2012/11/06/kehidupan-setelah-kematian/ http://ariandita.university-id.net/renungan/2012/11/06/kehidupan-setelah-kematian/#comments Mon, 05 Nov 2012 19:56:07 +0000 http://ariandita.university-id.net/?p=173 Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh,

Hari ini aku sempat berdiskusi dengan istriku tentang kehidupan di alam kubur, kehidupan yang jauh lebih panjang dibandingkan kehidupan kita di dunia ini, yang kita dedikasikan hidup kita sekarang ini agar terhindar dari azab kubur. Kehidupan setelah kematian itu pasti ada, Allah, Sang Khaliq, adalah Dzat yang Maha Adil, seperti yang kita saksikan bersama saat ini dan saat – saat yang lalu, betapa banyak ketidakadilan di sekitar kita, jikalah memang kehidupan kita ini berakhir ketika kita makamkan di Tempat Pemakaman Umum, maka banyak masalah pertikaian yang tidak selesai. Sungguh sebenarnyalah di hari kiamat kelak seekor kambing yang patah tanduknya akan mengajukan tuntutan kepada kambing lain yang mematahkannya.

Setiap yang kita lakukan di dunia ini ada diperlihatkan kepada kita, sampai tindakan kita yang sekecil-kecilnya, yang berusaha kita tutupi dari seluruh makhluk. Kesadaran akan adanya kehidupan setelah kematian inilah yang seakan-akan hilang dari mayoritas manusia di dunia ini, bahkan dari mayoritas umat yang berkeyakinan adalah kehidupan setelah kematian, padahal dengan mengingat akan adanya kehidupan setelah kematian menjadikan seluruh perilaku kita terjaga. Kita semua akan menjaga agar tidak terperosok kepada hal-hal yang akan memperberat timbangan keburukan kita. Kita semua akan merasa bahwa WASKAT ( Pengawasan Malaikat ) itu adalah sesuatu yang nyata, karena catatan amalan kita yang dibuat oleh Malaikat Pencatat amallah yang akan dijadikan rujukan penghitungan amal kita kelak di hari kiamat.

Keyakinan tentang adanya kehidupan setelah kematian ini akan membawa perubahan besar dalam diri kita, karena dengan keyakinan tersebut kita akan mengesampingkan tujuan – tujuan rendah dari kehidupan dunia ini bila harus mengorbankan kehidupan kita kelak. Seorang wanita akan menampik tawaran kerja dari manapun yang mempersyaratkan dirinya harus melepas hijab / jilbab yang dikenakannya selama ini, berapapun tawaran gaji yang bakal diterima, karena kehidupan kita di akhirat nanti jauh lebih lama dibandingkan kehidupan kita sekarang. Apalah artinya kehidupan, yang mungkin paling lama untuk umat – umat sekarang ini 120 tahun, bahkan sangat jarang manusia yang dapat mencapai umur 120 pada saat ini, bila dibandingkan kehidupan akhirat nanti yang tiada berbatas.

Ad Dunya darul amal wa akhirat darul jaza’,

Dunia ini adalah Negeri Amalan, dan akhirat adalah Negeri Pembalasan, jangan ditanyakan apakah di Surga nanti kita masih wajib sholat, karena Negeri Akhirat adalah Negeri Pembalasan, di dunia ini kita mengalami susah dan senang secara bergantian, dan memang itulah sifat dari kehidupan dunia, jika mau senang terus maka berjuanglah untuk bisa hidup di Surga, dan Neraka adalah Negeri dimana kesusahan berlangsung terus – menerus, a’udzu billahi minannaar.

Sekadar renungan untuk hari ini, billahi taufiq wal hidayah.

Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh.

BERITA BINUS : Tidak Hanya Pendidikan, BINUS UNIVERSITY Juga Mendukung Mahasiswa Dalam Bidang Olahraga

Ariandita Ardiansyah

ariandita

]]>

Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh,

Hari ini aku sempat berdiskusi dengan istriku tentang kehidupan di alam kubur, kehidupan yang jauh lebih panjang dibandingkan kehidupan kita di dunia ini, yang kita dedikasikan hidup kita sekarang ini agar terhindar dari azab kubur. Kehidupan setelah kematian itu pasti ada, Allah, Sang Khaliq, adalah Dzat yang Maha Adil, seperti yang kita saksikan bersama saat ini dan saat – saat yang lalu, betapa banyak ketidakadilan di sekitar kita, jikalah memang kehidupan kita ini berakhir ketika kita makamkan di Tempat Pemakaman Umum, maka banyak masalah pertikaian yang tidak selesai. Sungguh sebenarnyalah di hari kiamat kelak seekor kambing yang patah tanduknya akan mengajukan tuntutan kepada kambing lain yang mematahkannya.

Setiap yang kita lakukan di dunia ini ada diperlihatkan kepada kita, sampai tindakan kita yang sekecil-kecilnya, yang berusaha kita tutupi dari seluruh makhluk. Kesadaran akan adanya kehidupan setelah kematian inilah yang seakan-akan hilang dari mayoritas manusia di dunia ini, bahkan dari mayoritas umat yang berkeyakinan adalah kehidupan setelah kematian, padahal dengan mengingat akan adanya kehidupan setelah kematian menjadikan seluruh perilaku kita terjaga. Kita semua akan menjaga agar tidak terperosok kepada hal-hal yang akan memperberat timbangan keburukan kita. Kita semua akan merasa bahwa WASKAT ( Pengawasan Malaikat ) itu adalah sesuatu yang nyata, karena catatan amalan kita yang dibuat oleh Malaikat Pencatat amallah yang akan dijadikan rujukan penghitungan amal kita kelak di hari kiamat.

Keyakinan tentang adanya kehidupan setelah kematian ini akan membawa perubahan besar dalam diri kita, karena dengan keyakinan tersebut kita akan mengesampingkan tujuan – tujuan rendah dari kehidupan dunia ini bila harus mengorbankan kehidupan kita kelak. Seorang wanita akan menampik tawaran kerja dari manapun yang mempersyaratkan dirinya harus melepas hijab / jilbab yang dikenakannya selama ini, berapapun tawaran gaji yang bakal diterima, karena kehidupan kita di akhirat nanti jauh lebih lama dibandingkan kehidupan kita sekarang. Apalah artinya kehidupan, yang mungkin paling lama untuk umat – umat sekarang ini 120 tahun, bahkan sangat jarang manusia yang dapat mencapai umur 120 pada saat ini, bila dibandingkan kehidupan akhirat nanti yang tiada berbatas.

Ad Dunya darul amal wa akhirat darul jaza’,

Dunia ini adalah Negeri Amalan, dan akhirat adalah Negeri Pembalasan, jangan ditanyakan apakah di Surga nanti kita masih wajib sholat, karena Negeri Akhirat adalah Negeri Pembalasan, di dunia ini kita mengalami susah dan senang secara bergantian, dan memang itulah sifat dari kehidupan dunia, jika mau senang terus maka berjuanglah untuk bisa hidup di Surga, dan Neraka adalah Negeri dimana kesusahan berlangsung terus – menerus, a’udzu billahi minannaar.

Sekadar renungan untuk hari ini, billahi taufiq wal hidayah.

Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh.

BERITA BINUS : Melalui Sonar Vision BINUS UNIVERSITY Bantu Aktivitas Para Penghuni Yayasan Mitra Netra

Ariandita Ardiansyah

ariandita

]]>
http://ariandita.university-id.net/renungan/2012/11/06/kehidupan-setelah-kematian/feed/ 0